Keindahan landscape pegunungan Dieng dan golden sunrise di Gardu Pandang Tieng

gardu pandang tieng dieng plateau

Keindahan landscape pegunungan Dieng dan golden sunrise Dieng dapat Anda saksikan dari Gardu Pandang Tieng. Gardu Pandang Tieng ialah tempat asyik menyaksikan golden sunrise Dieng yang melegenda. Dari Gardu Pandang Tieng konon para wisatawan menyaksikan keindahan matahari terbit dari tempat ini sebelum sunrise Sikunir dan Sunrise Gunung Prau mengudara. Gardu Pandang adalah the viewing post yang berada di atas Desa Tieng tepatnya di jalan raya Wonosobo Dieng km 21 Kejajar Wonosobo. Gardu Pandang Tieng merupakan salah satu pilihan yang sempurna bagi Anda yang ingin menyaksikan keindahan matahari terbit yang akan membawa nuansa pagi dengan cahaya goldennya tanpa melakukan pendakian. Sensasi sunrise Dieng dapat di saksikan secara langsung meskipun dari bilik kendaraan Anda.

Tidak hanya sebagai spot untuk menyaksikan golden sunrise saja, Gardu Pandang Tieng merupakan obyek wisata Dieng yang kerap dikunjungi para wisatawan saat menginjakkan kaki di tanah Dieng. Dari sinilah dari atas Gardu Pandang panorama menakjubkan akan membuka balutan rasa penasaran Anda terhadap Dieng. Pemandangan yang selalu indah di pandang mata serta sepoi udara sejuk pegunungan terhembus di pori-pori membuat siapa saja betah untuk singgah.

Gunung Sindoro nan megah, Gunung Nganjir yang luas dan memanjang dihiasi lekuk-lekuk curam hingga pegunungan berbayang yang mengitari area Gardu Pandang dan terkadang kabut tipis melapisinya membuat pemandangan di area gardu pandang Tieng tampak sangat dramatis. Adapun area Gardu Pandang Tieng juga dihiasi area pertanian sebuah hasil karya para petani Dieng yang membuat ladang-ladang pertanian menjadi nilai seni tersendiri dimata pecinta photography yaitu lahan pertanian yang dibuat secara sengaja menjadi berteras teras dari lembah hingga puncak bukit dan inilah yang menjadi pemandangan alam khas Dieng Plateau dan banyak dikejar kalangan photographer alam.

Gardu Pandang Tieng adalah destinasi wisata Dieng yang mudah untuk dikunjungi karena memiliki lokasi yang sangat strategis. Siapas saja yang ingin ke Dieng Plateau pasti menemukan obyek wisata favorit yang satu ini sebagai tempat beristirahat sambil menikmati alam pegunungan dan seduhan kopi purwaceng untuk sebentar beristirahat membuang rasa lelah selama perjalanan menuju Dieng Plateau. Dari pusat kota Wonosobo dapat ditempuh sejauh 21 km dengan perkiraan waktu sekitar 30 menit perjalanan. Tiket wisata Dieng yang harus dibayarkannya pun sangat ekonomis yaitu hanya membayar retribusi masuk wilayah lembah Dieng sebesar Rp10.000 saja Anda sudah bisa memasuki kawasan wisata Dieng nan mempesonba.

Dieng menyuguhkan alam luar biasa yang akan menyambut Anda dengan tangan terbuka. #visitdieng

Mengintip Kemewahan Hijaunya Savanna Dieng di Musim Penghujan

padang savanna dieng

padang savanna dieng

Dikala musim penghujan tidak ada salahnya jika Anda memiliki planning tour ke Dieng. Dataran tinggi Dieng cocok dikunjungi untuk semua musim baik musim panas maupun musim penghujan. Ada daya tarik salah satu Obyek Wisata Dieng yang menarik pengunjung untuk datang. Mengintip kemewahan alam serta hijaunya rerumputan di lembah savanna Dieng menjadi populer di kunjungi saat musim penghujan tiba. Gerimis tidak jadi masalah ketika Anda diajak adventure Dieng, menyibak savanna hijau yang dikelilingi rimbunnya hutan Akasia Dieng.

Lembah Sumurup atau lebih dikenal dengan Savanna Dieng terletak pada Bukit Pangonan di dekat Plateau Dieng. Savanna lebih identik dengan semak-semak berwarna kuning atau coklat kering dan biasanya akan ditemukan saat musim panas atau musim kemarau tiba, ketika musim penghujan Anda akan menemukan pengalaman berbeda, rerumputan kering berubah seketika menjadi padang rumput hijau nan luas. Area padang savanna Dieng tidaklah rata seperti lapangan, teksturnya lebih berbukit-bukit mungil menjadikan lokasi ini elok dipandang mata.

Suasana hening dan tenang akan tercipta di area padang Savanna Dieng, bau rumput segar akan menyelimuti suasana di lembah ini. Padang savanna memang sangatlah cocok untuk mengobati kerinduan Anda akan suasana damai, asri dan sekedar melemparkan sejenak semua urusan sehari-hari untuk bersantai di pegunungan Dieng. Begitu luasnya area padang savanna Dieng tidak menciutkan nyali Anda untuk bergegas pergi sebab takut akan keramaian atau hiruk pikuk pengunjung lain karena ada banyak spot objek dan titik yang bisa Anda pijak.

Waktu paling tepat ketika hendak berkunjung ke padang savanna Dieng pada musim penghujan ialah pagi hari start dari Dieng kurang lebih pukul 07.00 pagi sebelum kabut mulai menyelimuti area Dieng. Untuk sampai ke titik savanna Dieng, Anda harus terlebih dahulu tracking atau melakukan pendakian dengan medan lumayan menanjak. Ada beberapa titik pendakian menuju Savanna Dieng yang dapat Anda pilih tergantung tour instruktur Anda atau keinginan seperti apa yang Anda minta.

Wisatawan bisa start dari Desa Karangsari, Dukuh, Dieng Kulon. Disinilah sudah dibuka jalur untuk pendakian Gunung Pangonan yang akan membawa Anda untuk mengintip kemewahan hijaunya lembah Savanna Dieng. Waktu tempuh kurang lebih 45 menit tracking. Kemudian jalur terpendek selanjutnya ialah wisatawan dapat melewati obyek wisata Kawah Sikidang Dieng. Disana ada jalan setapak menaiki bukit dengan semak belukar lumayan rimbun dan terkadang menutupi jalanan, jalur ini cocok untuk menjajal jiwa Adventure Anda. Waktu yang dibutuhkan lumayan singkat dengan perjalanan standard hanya 25 menit saja. Medannya lebih berat dari pada melewati medan track dari Desa Karangsari Dukuh tapi waktu lebih terasa singkat.

Panorama alam tersaji di Savanna Dieng saat musim penghujan ialah hamparan rerumputan luas berbukit mungil berwarna hijau berbentuk seperti mangkuk yang menandakan ribuan tahun silam telah terjadi letusan sangat dahsyat sehingga membentuk lembah begitu luas di tengah-tengah Pangonan. Savanna Dieng dikelilingi hutan akasia nan rimbun sehingga suasana menjadi sangat hening dan syahdu. Savanna Dieng sangat cocok untuk sekedar jalan atau bagi Anda yang memiliki hobby photography, serta area ini juga cocok sebagai wahana mengadakan mini outbound karena tersedia lokasi yang sangat luas sehingga tidak mengganggu wisatawan lain.

Menelisik Keindahan Telaga Menjer dari Lembah Seroja

lembah Seroja telaga menjer dieng wonosobo
Bosan dengan obyek wisata di Dieng yang itu-itu saja? Inilah keindahan Lembah Seroja merupakan obyek wisata baru di kawasan Dieng yang masih terjaga keasriaannya. Wisata lembah seroja menjadi tempat wisata andalan idaman penduduk local maupun wisatawan luar daerah. Ada keindahan tersembunyi yang dapat saksikan di lembah seroja yakni panorama Telaga Menjer dan Gunung Sindoro nan megah.

Telaga Menjer dan Gunung Sindoro tampaklah sangat dramatis dan bahkan Telaga Menjer terlihat seperti LOVE LAKE yakni telaga cintanya Wonosobo. Tidak hanya itu pemandangan perbukitan yang masih menghijau juga ikut meramaikan suasana wisata alam lembah seroja.

Apa saja yang dapat disaksikan di Lembah Seroja?


Lembah seroja merupakan tempat wisata di area Dieng Plateau dan tempat wiata ini memang baru saja di buka untuk khalayak umum. Saat ini akses menuju Lembah seroja masih dalam proses pembangunan. Bagi yang punya hobby berpetualang disinilah tempatnya. Mendaki bukit, menghirup udara segar pegunungan serta mencecap keindahan alam menjadi suguhan utama.

Ada beberapa keindahan yang dapat disaksikan di Lembah Seroja ini. Lembah seroja masih berada di deretan pegunungan Dieng. Jadi pantaslah pemandangan yang disajikan sangat luar biasa. Anda tahu Telaga Menjer? Telaga Menjer ialah telaga alami terdalam di ranah Kabupaten Wonosobo yang berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Telaga Menjer yang menawan ini menjadi main objek untuk kawasan wisata lembah seroja. Jadi tak heran banyak wisatawan selfie di tempat wisata ini dengan background landscape Telaga Menjer yang berada tepat di bawahnya.

Matahari terbit/sunrise juga dapat disaksikan dari lembah ini. Dan biasanya juga bisa digunakan sebagai area camping dengan pemandangan langsung Telaga Menjer dan Gunung Sindoro. Begitu anggunnya Gunung Sindoro yang terlihat dari tempat ini makanya banyak wisatawan memimpikan bisa camping di obyek wisata alam Lembah Seroja.

Anda bisa mendaki Gunung Seroja melewati lembah ini jika ingin melihat matahari terbit agar sang mentari terlihat lebih dekat dengan Anda. Gunung Seroja berada tepat di sebelah kanan Bukit Sikunir yang terkenal akan golden sunrisenya. Hanya saja untuk mencapai puncak Gunung Seroja Anda harus mendaki kurang lebih 2 jam perjalanan. Pemandangan utama dipagi hari di Gunung Seroja ialah Golden Sunrise, Telaga Menjer, lembah Gunung Prau serta pegunungan lainnya.

Bagi Anda yang tidak ingin susah-susah mendaki bukit, cukup mengunjungi area wiasata lembah seroja saja dijamin keindahan alamnya tidak kalah dengan yang lain. Suasana tanang dan nyaman akan didapatkan disini. Saat pagi hari ratusan burung liar berkicau khas. Dan perlu diingat di kawasan lembah seroja masih banyak fauna dan flora langka dan unik dan dilarang untuk merusaknya. Tetap lestarikan apa yang ada disekitar Anda.

Dimana lokasinya?


Untuk menemukan kawasan lembah Seroja tidaklah sulit. Anda cukup mengetahui keberadaan Telaga Menjer. Dari Telaga Menjer ada pamphlet besar bertuliskan wisata alam lembah seroja. Masuklah melewati jalan pedesaan kecil kemudian menyusuri ladang-ladang pertanian. Kendaraan yang bisa memasuki wilayah ini hanya sepeda motor saja. Untuk roda 4 bisa diparkirkan di area wisata Telaga Menjer. Dan bisa sewa motor trail atau sepeda motor biasa.

Saat melewati jalan menanjak di antara ladang-ladang pertanian memanglah harus ekstra hati-hati karena jalan yang masih tanah jadi sangatlah licin apalagi ketika musim penghujan mulai tiba. Dari Desa Menjer menuju lokasi lembah seroja kira 2 km. Bagi yang senang berjalan juga bisa, sambil menikmati segarnya pertanian dan indahnya landscape Telaga Menjer.

Batu Pandang, Tempat Favorit Melihat Telaga Dieng

telaga warna batu pandang dieng

Keindahan Dieng memanglah tidak diragukan lagi oleh siapapun. Disinilah orang-orang dapat lebih menyatukan diri dengan alam, menghargai alam dan pastinya setiap hati insan manusia tergerak melestarikan alam yang telah di bentuk Sang pencipta dengan keanekaragaman obyek wisata Diengvseperti bentang alam yang menakjubkan di Dieng Plateau.

Ada beberapa tempat rekomendasi yang wajib Anda kunjungi. Seperti candi-candi Dieng, telaga-telaga Dieng, kawah-kawah Dieng, sunrise Dieng, gunung-gunung Dieng dan lain sebagainya. Pasti semuanya sudah ada dalam rangkaian perjalanan tour ke Dieng bersama keluarga tercinta maupun rekan Anda. Dieng merupakan dataran tinggi yang terletak di ketinggian 2.093 mdpl. Yang banyak orang mengira hanya pertania yang subur, sunrise atau deretan pegunungan indah.

Bagi Anda yang belum sama sekali mengenal Dieng makan terdengar khayal dan tidak masuk akal jika Dieng atau daerah gunung memiliki telaga yang dimiliki paling berapa kawah akibat letusan ribuan tahun silam. Dieng ternyata memiliki alam yang luar biasa. Tidak hanya satu telaga ada beberapa telaga di Dieng yang memang menjadi tempat favorite para pelancong untuk mendamaikan diri dan meyatu dengan alam.

Mulai dari Telaga Warna, Telaga Pengilon, Telaga Cebong, Telaga Balekambang, Telaga Merdada, Telaga Swiwi, Telaga Dringo serta Telaga Menjer. Dari ke delapan telaga tersebut berada di wilayah Dieng Plateau area dan semuanya terbentuk karena letusan pegununga berapi ribuan tahun silam. Dan entah tahun berapa letusan itu terjadi dan masih menjadi misteri yang sedang di analisa oleh para peneliti. Dari beberapa telaga Dieng di atas tentunya ada salah satu telaga yang menjadi tujuan favorit para pelancong tak lain hanyalah Telaga Warna

batu pandang dieng plateau jawa tengah
Inilah Lanscape utama dari Batu Pandang yaitu Telaga Warna, Telaga Pengilon Serta Gunung Prau. Foto ini diambil saat pagi hari.

Batu Pandang tempat istimewa memandang Telaga Warna dan pengilon

Ada beberapa tempat untuk menyaksikan Telaga Warna dan Telaga Pengilon yakni bisa langsung melihat keindahan telaga langsung dari tepian. Tapi banyak orang yang mengasumsikan kurang seru jika hanya melihat di tepian telaga dan pastinya para wisatawan berpandangan lain telaga tersebut akan terlihat lebih elok jika dari tempat yang lebih tinggi. Untuk menyenangkan para wisatawan para pelaku wisata memilih tempat-tempat rekomendasi yang tepat untuk melihat Telaga Warna.

Saat ini minat para wisatawan sangatlah tinggi untuk menjadikan Dieng sebagai tempat favorite mengisi liburan mereka maka tak heran saat tanggal merah atau weekend tiba Dieng dipenuhi banyak wisatawan. Makanya mereka semua mempunyai keinginan yang sama untuk melihat aneka obyek wisata Dieng seperti Telaga dari tempat yang istimewa. Ada 2 tempat istimewa untuk melihat Telaga Warna yakni Bukit Sidengkeng dan Batu Pandang. Nah Batu Pandang inilah yang memiliki trafik pengunjung paling banyak di banding dari Bukit Sidengkeng.

Bagaimana menuju ke Batu Pandang

Batu Pandang terletak masih di kawasan Dieng Plateau area. Batu Pandang berada dekat dengan obyek wisata indoor tempat melihat film dokumentasi tentang Dieng yakni Dieng Plateau Theater. Bahkan jalan menuju Batu Pandang juga ada yang langsung dari area parkir Dieng Theater. Disinilah Anda akan merasakan kesejukan serta kedamaian dan ada pengalaman yang tidak di dapat seseorang yang tinggal di kota-kota besar yang disana hanya menemukan bangunan-bangunan tinggi serta polusi.

Pemandangan apa yang tersaji

Anda akan menyusuri jalan setapak dengan kanan kiri jalan di penuhi perkebunan sayur mayur. Disitulah kita dapat mengetahui mana yang dinamakan tanaman kentang, seperti apa buah khas Dieng yang kondang sepanjang masa yakni carica, segarnya tanaman sayuran kubis, melihat secara detail tanaman khas Dieng seperti cabe raksasa Dieng yaitu cabe gendot serta cemilan enak tanaman kacang Dieng.

Untuk menuju Batu Pandang hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit saja. Meskipun perjalanan agak menanjak tidak akan jadi masalah bahkan Anda akan lupa dengan kelelahan karena panorma alam yang disajikan sungguhlah luar biasa. Kawah Sikidang dengan kepulan asap putih juga terlihat dari Gardu Pandang. Bebatuan vulkanik dengan aneka bentuk juga terlihat di sana bahkan seperti di negeri film Avatar. Pemandangan luar biasa akan Anda lihat saat menyaksikan dua telaga berbeda warna berdekatan yang hanya di batasi pepohonan lebat.

Pemandangan biasa sudah Anda dapatkan saat melihat dari tepian telaga akan tetapi pemandangan istimewa akan Anda saksikan disini. Ada beberapa titik yang akan memberikan keleluasaan bagi para pengunjung yang datang sehingga jika Anda hobi foto tidak akan terhalang oleh pengunjung lain. Warna dari Telaga Warna akan tampak kental dan pekat dengan warna dominan hijau saat siang hari tiba ketika sinar matahari penuh memantul ke permukaan air telaga. Disinilah di Batu Pandang Anda dapat berpose aneka gaya dengan background lanscape utama Telaga Warna, Telaga Pengilon, Gunung Prau. Jadikan liburan Anda ke Dieng lebih istimewa dengan mengunjungi tempat-tempat rekomendasi seperti Batu Pandang. Selamat berkunjung Dieng menanti Anda.

Bukit Teletubies Gunung Prau Dieng Digandrungi Ribuan Wisatawan

bukit teletubbies gunung prau dieng

Siapa sih yang tidak mengenal Gunung Prau Dieng? Akhir-akhir ini peminat mendaki gunung mulai meningkat tajam, seperti di Dieng. Bagi para wisatawan yang bosan dengan obyek wisata yang itu-itu saja seperti telaga-telaga, kawah-kawah maupun candi-candi Dieng, kebanyakan mereka akan menjajal wisata adventure yang satu ini yaitu tracking Gunung Prau. Gunung Prau mulai terkenal sejak awal tahun 2014 silam. Saat ini ribuan wisatawan/pendaki berbondong-bondong ingin mendaki gunung prau apalagi kalau long weekend tiba. Tidak hanya hari libur saja yang ramai dikunjungi hari-hari non weekend pun terlihat para pendaki menggendong tas dan perlengkapan mendaki mereka di pos-pos pendakian Gunung Prau yang telah di sediakan.

Gunung Prau Dieng merupakan salah satu pegunungan terbesar di area Dieng Plateau, gunung ini memiliki ketinggian 2.566 mdpl. Gunung yang terbilang tidak terlalu tinggi ini mampu memikat ribuan wisatawan yang datang. Tak hanya pesona Golden Sunrise saja yang akan di dapat pemandangan alam nan luar biasa menjadi suguhan utama saat mengunjungi obyek wisata yang satu ini. Anda akan mendaki kurang lebih 3-4 jam perjalanan hingga sampai titik puncak Gunung Prau. Lama perjalanan mendaki tentunya tidak terlepas dari fisik masing-masing pendaki serta dari pos mana mereka memulainya.

Saat ini ada 3 pos resmi pendakian Gunung Prau diantaranya pos pendakian dari Desa Patak Banteng, pos pendakian dari Desa Dieng dan pos pendakian dari Desa Dieng. Dari ketiga pos pendakian memiliki medan yang berbeda-beda. Jika Anda memilih pos pendakian dari Desa Patak Banteng waktu yang ditempuh akan lebih singkat karena langsung sampai di titik camp area akan tetapi harus bersiap-siap untuk menakhlukkan puluhan tikungan serta tanjakan tajam. Medan dari pos Patak Banteng memang sangatlah terjal dan jarang tepat datar, keseluruhan medan nya adalah menanjak.

Pos starting point yang biasa di lalui oleh para pendaki adalah dari Desa Kalilembu dan Desa Dieng. Medan dari kedua post ini hampir sama jalanan tidak terlalu menanjak, medannya tidak seperti dari pos Patak Banteng hanya saja waktu yang ditempuh agak sedikit lama karena apabila sudah sampai puncak Anda di wajibkan untuk berjalan menyusuri ratusan perbukitan dari ujung barat ke ujung timur tempat camping area sebagai tempat menyambut matahari tiba. Suguhan utama saat tracking Gunung Prau tidaklah hanya merasakan sensasi melihat matahari terbit yang terkenal akan golden sunrisenya. Gunung Prau akan memanjakan mata setiap para pengunjung dengan suguhan utama panorama perbukitan terhampar luas yang sering di sebut bukit teletubbies. Disinilah para wisatawan dapat bermanja-manja ria dengan bunga-bunga daisy yang tumbuh seperti taman di bukit-bukit teletubbies.

Inilah lembah sumurup sebagai wahana petualangan alam

padang savana lembah sumurup Dieng
lembah sumurup padang savana Dieng Plateau
Inilah lembah sumurup yang di kenal dengan Padang Savana Dieng dan tampak murup/nyala jika di lihat dari perbukitan sekitar yang mengelilinginya.

Ingin berpetualang ke Dieng tapi bingung mau kemana? Dieng merupakan daerah pegunungan yang banyak menawarkan kekayaan alam yang tersaji menjadi obyek wisata Dieng. Tidak hanya telaga-telaga, kawah-kawah, candi-candi, maupun sunrise saja yang menjadi daya pikat para wisatawan yang hadir. Terkadang memang ada wisatawan yang ingin mengunjungi Dieng dengan berpetualang . Jelajahlah ke Lembah Sumurup petualangan Anda akan di mulai di titik tersebut. Saat hendak berpetualang ke Dieng tentunya tidak mudah karena harus prepare perlengkapan yang semestinya di bawa. Tak hanya prepare perlengkapan saja persiapan fisik juga menjadi sangat penting ketika ingin berpetualang ke Dieng baru tentukan ingin kemana saja saat petualang ke Dieng. Sebenarnya banyak wahana untuk berpetualang seperti petualang ke Gunung Prau Dieng, petualang ke Telaga Dringo Dieng, petualang ke lembah sumurup Dieng maupun ke pegunungan-pegunungan lainnya yang mengelilingi Dataran Tinggi dieng.

telaga merdada dari bukit pangonan dieng
Landscape Telaga Merdada Dieng saat hendak menuju ke lembah sumurup yang dilihat dari Bukit Pangonan

Lembah Sumurup Dieng merupakan suatu tempat di Dieng yang akan memberikan kedamaian, kenyamanan dan cocok sebagai wahana petualangan. Lembah Sumurup ini terletak tepat di tengah-tengah bukit/gunung Pangonan. Tentunya orang-orang tau betul letak gunung pangonan karena tepat berada di tengah-tengah Dataran Tinggi Dieng. Lembah sumurup ini akan tampak indah saat musim kemaru tiba. Warnanya akan menjadi perpaduan hijau dan coklat. Sebenarnya apa sih yang membuat lembah ini murup? Sebenarnya banyak orang yang mengenal lembah sumurup ini sebagai Padang Savananyan Dieng. Di sinilah padang rumput terhampar luas dengan perbukitan-perbukitan kecil di dalamnya. Rerumputan inilah yang membuat daerah Lembah Sumurup terlihat indah apalagi di sekeliling daerah ini merupakan hutan belantara akasia yang akan terlihat sangatlah kontras. Lembah Sumurup Dieng memang terletak di tengah-tengah area Dataran Tinggi Deng, lembah ini terlihat seperti mangkuk besar dengan bentuk bulat dan ada perbukitan yang mengelilinginya.

Lembah sumurup padang savana Dieng
Lembah sumurup dengan padang savananya yang terlihat dari dekat

Ada beberapa spot objek yang tidak boleh di lewatkan oleh para petualang yang ingin menelisik lembah sumurup. Biasanya para Traveler akan mendaki Bukit Pangonan ini dari Museum Kaliasa Dieng yang terletak dengan Komplek Candi Arjunag Dieng. Memang jika melewati jalur ini agak berat tapi jangan salah Anda para petualang akan dimanjakan oleh pemandangan yang luar biasa indahnya. Keindahan alam yang begitu mempesona kita sebagai petualang/traveler sejati wajib menjaganya.

“Jaga Dieng, Jangan kotori Dieng, Lestarikan Dieng. Nikmatilah keindahan Panorama Dieng dan Jangan sedikitpun Menggoreskan luka terhadap Alam Dieng”.(Pesan untuk Dieng Travelers)

Lembah Sumurup padang savana Dieng
Para petualang Dieng merasa fun, asyik berfoto, melompat, berlari maupun menikmati keindahan alam sekitar lembah sumurup yang dikelilingi rimbunnya rimba akasia.

Rasa letih maupun capek tentunya akan hilang seketika saat Anda melihat kecantikan salah satu telaga Dieng yaitu Telaga Merdada. Telaga ini terlihat tepat di sisi kanan Anda dan menolehlah kesebelah kiri. Disitulah lembah sumurup berada. Memang luar biasa dan benar-benar nyala dengan warna-warna kuning, hijau serta coklat. Rasanya tak sabar ingin mengarungi segera lembah sumurup. Untuk mencapai lembah sumurup kita haru berjalan mengelilingi dan menuruni perbukitan terlebih dahulu serta menyibak pepohonan akasia gunung yang masih rimbun. Suasananya memang sunyi senyap maka direkomendasikan untuk membawa kawan-kawan sebagai teman perjalanan petualangan agar bisa memecahkan heningnya suasana alam.

padang savana lembah sumurup Dieng
Lembah Sumurup juga sebagai incaran utama para Photografer

Setelah beberapa menit berlalu sekitar 45 menit sampailah Anda di lembah sumurup yang di sebut-sebut padang savananya Dieng. Rebahkanlah tubuh Anda keluarkan kameran Andalan Anda agar moment berharga ini tidak hilang sia-sia. Anda para petualang sejati akan menikmati keindahan landscape lembah sumurup, berjalan, berlari bahkan menelusuri setiap sudut yang ada. Come on, Dont miss it!

Gunung Prau

gunung prau dieng

Dieng merupakan surganya para pendaki. Banyak perbukitan maupun gunung-gunung yang memberikan seribu keindahan di dalamnya. Pengalaman baru pun akan di dapat bagi siapapun yang tidak enggan berjelajah dengan mendaki gunung-gunung di Dieng. Banyak sekali pilihan gunung-gunung dieng yang aman di daki oleh para climber. Gunung-gunung maupun perbukitan yang sangat fenomenal sebagai obyek wisata pendakian diantaranya Gunung Prau, Gunung Pakuwojo, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing,Gunung Pangonan, Bukit Sikunir, Bukit Sikendil dan masih banyak lagi pilihan pendakian di Dieng. Gunung yang paling fenomenal saat ini dan selalu menjadi tranding topik bagi semua wisatawan adalah Gunung Prau. Gunung Prau Dieng sangatlah terkenal apalagi di kalangan para climber yang suka dengan wisata petualang/adventure. Hampir setiap hari pendakian Gunung Prau Dieng di padati para wisatawan yang hendak melihat keindahan Dieng secara utuh.

Gunung Prau Dieng memiliki ketiggian 2.566 mdpl sehingga tidaklah telalu sulit untuk mencapai puncak gunung ini. Ada beberapa pilihan jalur pendakian di Gunung Prau Dieng diantaranya jalur pendakian dari Desa Patak Banteng/Jojogan, jalur pendakian Gunung Prau dari Desa Kalilembu dan jalur pendakian dari Desa Dieng Kulon. Jalur pendakian saat ini yang ramai di gunakan adalah jalur pendakian dari Desa Patak Banteng/Jojogan. Gunung Prau merupakan salah satu titik objek terbaik di Dieng untuk melihat matahari terbit, karena gunung prau terletak lebih tinggi dari pada pegunungan-pegunungan di Dieng lainnya jika cuaca mendukung dari sinilah kita dapat menyaksikan lautan awan yang begitu kental melayang-layang di kaki gunung dengan background Gunung Sindoro yang tampak menjulang tinggi. Makanya ribuan wisatawan yang hobby tracking tidak bakal melewatkan obyek wisata Dieng yang satu ini. Untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak Gunung Prau kita di anjurkan untuk start mendaki pukul 01.00 dini hari. Bagi pendaki pemula akan menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam perjalanan. Jalur pendakian prau masih terlihat terjal sehingga ada beberapa hal yang perlu di perhatikan sebelum melakukan perjalanan mendaki diantaranya, persiapan fisik yang kuat, memakailah sepatu khusus tracking, membawa jaket hangat, penutup kepala maupun kaos tangan karena di Puncak Gunung Prau sangatlah dingin dan berangin kencang, penerangan seperti lampu senter dan jangan lupa membawa bekal/logistik yang cukup.

Perjalanan mendaki pun akan terbayar setelah kita sampai di Puncak Gunung. Keindahan golden sunrise dan lautan awan akan di dapatkan jika cuaca mendukung. Jika hari sudah mulai terang kita akan melihat ribuan perbukitan kecil di puncak Gunung Prau. Makanya Gunung Prau Dieng di juluki sebagai Bukit Teletubies maupun Gunung dengan seribu bukit. Di Gunung Prahu Dieng inilah kita juga dapat melihat hamparan bunga daisy dengan warna putih, kuning, pink maupun merah.

Sunrise Sikunir

golden sunrise sikunir dieng plateau

Dataran Tinggi Dieng merupakan daerah pegunungan yang kaya akan obyek wisata alamnya. Gunung-gunung Dieng, candi-candi Dieng, telaga-telaga Dieng, kawah-kawah Dieng, pertanian Dieng maupun fenomena unik yang dapat di ada di Dataran Tinggi Dieng. Dieng mempunyai banyak pegunungan dan semuanya mempunyai karakteristik sendiri-sendiri dan juga memamerkan keindahan masing-masing salah satunya adalah Bukit Sikunir yang selalu menyimpan sejuta keindahan. Tentunya tidak asing lagi jika kita menyebutkan kata Sikunir lebih tepatnya adalah Bukit Sikunir. Sikunir adalah sebuah bukit di Dataran Tinggi Dieng yang selalu ramai di kunjungi oleh para pelancong.

Bukit Sikunir menjadi salah satu obyek maupun destinasi utama para wisatawan yang berkunjung ke Dieng. Di Bukit Sikunir inilah kita dapat menyaksikan indahnya matahari terbit yang berwarna emas yang sering juga di sebut Golden Sunrise Sikunir. Banyak orang awam yang tidak tau Dieng sama sekali, makanya jika Anda hendak menyaksikan sunrise sikunir di sarankan untuk mengajak orang yang sudah benar-benar tau Dieng maupun mengikuti ragam paket wisata yang telah di sediakan oleh penduduk setempat. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan sebelum menuju obyek wisata dieng yang satu ini yaitu menikmati sunrise sikunir diantaranya harus menyiapkan fisik yang matang karena Anda harus mendaki bukit terlebih dahulu dengan ketinggian kurang lebih 500 meter den melewati medan yang terbilang lumayan terjal dengan tekstur masih tanah dan batu.

Yang paling fatal adalah ketika hendak melihat sunrise sikunit jangan sampai salah perlengkapannya seperti sepatu yang di pakai harus benar-benar sepatu khusus untuk tracking, jangan pula  lupa menggunakan jaket hangat dan lampu penerangan yang cukup seperti senter karena di Bukit Sikunir belum ada penerangan jalan khususnya di jalur pendakian. Meskipun harus berjuang untuk menaiki Bukit Sikunir yaitu bangun pagi-pagi dan harus mendaki terlebih dahulu tapi tidak sama sekali menyurutkan para wisatawan untuk sampai ke puncak Bukit Sikunir untuk menyaksikan sunrise sikunit. Semua kelelahan dan keputusasaan akan segera terbayar ketika Anda sampai di puncak Bukit Sikunir. Di situlah warna emas matahari mulai terpancar menyinari lembah-lembah Dieng nan indah. Landscape Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Lawu, dan Gunung Ungaran tampak menghiasi dan menemani terbitnya Golden Sunrise Sikunir. Hal inilah yang membuat sunrise sikunir menjadi obyek wisata utama di Dieng yang tersohor hingga ke mancanegara.

×