4 Destinasi Wisata Penting, Wajib Dikunjungi Oleh Setiap Wisatawan yang Datang

Telaga warna dieng bukit sedengkeng
golden sunrise sikunir dieng
Inilah Golden Sunrise Sikunir sebagai obyek wisata utama di Dieng Plateau

Pesona alam Dieng memang teramat menggoda bagi para wisatawan yang datang. Disinilah surganya para penikmat alam. Berbagai suguhan alam akan tersaji di depan mata seperti hamparan pegunungan nan luas, pertanian kentang yang terlihat seperti lukisan dan ada nilai seni di dalamnya, macam-macam danau/telaga di puncak gunung, berbagai aktivitas vulkanik juga dapat disaksikan secara langsung yang tertuang dalam kawah-kawah pegunungan Dieng. Dieng juga menyediakan lahan yang luas bagi para peneliti sejarah tentang bangunan nenek moyang dahulu kala dalam bentuk karya candi-candi kuno, satu lagi yang tak boleh terlewatkan adalah menyaksikan keindahan matahari terbit dari puncak-puncak gunung/bukit di Dieng Plateau. Bagi yang masih awam tentang Dieng atau sama sekali tidak tau tentang Dieng, informasi akan Anda dapatkan di bahasan kali ini yaitu tempat mana saja atau obyek wisata apa saja yang sebenarnya wajib dikunjungi saat Anda megadakan tour Dieng. Informasi ini sangat berguna, baik Anda yang mengikuti paket wisata saat tour Dieng maupun jalan sendiri yang hanya berbekal peta maupun map agar perjalanan yang sudah terencana tidak terbuang sia-sia. Dieng mulai terkenal di mata dunia karena sensasi Golden Sunrise Sikunir yang dapat dilihat dari puncak Bukit Sikunir yang terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Obyek wisata yang satu inilah mampu membuat Dieng kembali booming. Siapa saja yang datang ketempat ini pasti akan terhipnotis karena keindahan matahari terbitnya dengan landscape pegunungan teramat manawan. Dari puncak Bukit Sikunir jika beruntung Anda akan mendapati awan-awan kental melayang-layang seperti lautan tepat di bawah kaki Anda berpijak di barengi sinar mentari yang berwarna keemasan inilah yang disebut sebut sebgai negeri di atas awan. Sungguh indah dan luar biasa makanya setiap weekend maupun hari libur tiba bukit Sikunir ini dibanjiri oleh ribuan pelancong yang datang. Perlu Anda tahu tentang bagaimana cara ke Bukit Sikunir dan apa saja yang harus di perhatikan saat ingin berkunjung ke Bukit Sikunir untuk melihat Golden Sunrise. Jika Anda menginap di Kota Wonosobo, untuk menuju Bukit Sikunir ini butuh waktu sekitar 1,5 jam perjalanan makanya jam 03.00 dini hari sudah harus start menuju Bukit Sikunir. Sekitar pukul 04.30 Anda dan rombongan sampai di parking area. Untuk menuju puncak Bukit Sikunir harus berjalan mendaki sekitar 40 menit hingga puncak dengan ketinggian 500 meter. Jalanan menuju puncak Bukit Sikunir masihlah alami dengan medan menanjak beralaskan batu dan tanah. Makanya untuk wisatawan lansia dan balita tidak dianjurkan untuk menaiki bukit ini karena faktor keamanan apalagi saat musim penghujan jalanan menjadi sangatlah licin. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan saat hendak mengejar sunrise dari Bukit Sikunir yaitu tentang kostum, Anda diwajibkan memakai pakaian hangat/jaket hangat, penutup kepala, kaos tangan, shall, sepatu tracking/sepatu lapangan. Perlengkapan yang paling fatal adalah sepatu. Jangan sampai Anda salah memilih sepatu saat ingin tracking Bukit Sikunir. Rasa lelah, letih, haus maupun lapar akan terobati saat Anda sampai puncak Bukit Sikunir ini. Begitu indah karya Tuhan yang tak ternilaikan, bintang-bintang bertaburan di langi menemani perjalanan mendaki bukit, ranting-ranting pohon tanpa daun menemani sepanjang jalan di kanan-kiri Anda selayaknya pohon sakura apalagi saat terlihat cahaya keemasan dan perpaduan gradasi warna lainnya seolah-oleh sebagai lighting panggung konser alami. Terlihat disana gunung-gunung besar berderetan seperti Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Ungaran, Gunung Prau serta pegunungan Dieng lainnya. Saat matahari mulai muncul tak henti-hentinya mendengar suara jepretan kamera serta orang-orang yang berguman begitu indahnya Golden Sunrise yang terbit secara sempurna. Hanya dengan mendaki bukit 500 meter saja keindahan matahari terbit dari Puncak Sikunir akan Anda dapatkan. Makanya Golden Sunrise Sikunir telah menjadi maskot Dieng dan tujuan obyek wisata utama di Dieng yang harus dan wajib dikunjungi. Saat menuruni bukit Anda akan di suguhi panorama Telaga Cebong yang tepat berada pada kaki Bukit Sikunir yang telah Anda daki. Selain sensasi mengejar metahari terbit dengan Golden Sunrisenya, ada beberapa obyek wisata penting yang harus dimasukkan ke dalam catatan perjalanan Anda ke Dieng diantaranya Telaga Warna, Kawah Sikidang serta Komplek Candi Arjuna Dieng.

Telaga warna dieng jawa tengah
Telaga Warna dilihat dari kawasan konservasi Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Batang pohon seperti di foto tersebut yang menjadi spot objek utama di kawasan Telaga Warna Dieng untuk mengabadikan foto terbaik wisatawan.

Siapa sih yang tak kenal Telaga Warna Dieng? Telaga Warna memang telah tersohor dimana-mana dari dulu yang terkenal karena warna-warni air telaga. Mungkin sebagian orang tidak percaya mana ada air berwarna secara alami. Buang rasa penasaran Anda dan berkunjunglah ke obyek wisata Telaga Warna Dieng. Ada beberapa tempat terindah untuk menyaksikan landscape Telaga Warna yang pertama adalah langsung dari kawasan konservasi Telaga Warna dan Telaga Pengilon, kemudian dari batu pandang serta dari Bukit Sidengkeng. Saat Anda memasuki kawasan konservasi Telaga Warna yang pertama dilihat adalah bunga-bunga hortensia/pancawarna bermekaran dengan ukuran raksasa menghiassi sepanjang jalan masuk menuju Telaga Warna. Tak jauh dengan pintu masuk hanya berjarak 20 meter Anda langsung merasa takjub dengan hamparan air telaga yang memantulkan warna-warna khasnya seperti perpaduan warna hijau, kuning, silver serta biru. Warna-warna ini juga terlihat unik, sewaktu-waktu bisa berubah tergantung tempat kita menyaksikan, intensitas belerang serta cahaya matahari yang masuk. Warna-warna Telaga Warna ini tercipta karena adanya pantulan cahaya mantahari ke permukaan air telaga yang mengandung belerang/sulfur. Dahulu kala telaga ini merupakan salah satu kawah aktif di Dieng, makanya masih terlihat gelembung-gelembung gas di permukaan air telaga. Meskipun masih ada gelembung-gelembung gasnya, air Telaga Warna tidaklah panas seperti kawah tetapi dingin. Jangan lewatkan untuk berfoto-foto di area Telaga Warna serta batang roboh tepat di depan telaga yang biasanya menjadi spot objek terbaik di kawasan konservasi Telaga Warna. Jika Anda belum puas berkeliling di Telaga Warna, berjalanlah sebentar lurus dengan pintu masuk, disana Anda dapat menemukan Telaga Pengilon tanpa kandungan air belerang serta gua-gua alam tempat bertapa.

Telaga warna batu pandang dieng
Foto ini diambil dari Batu Pandang Dieng, sebagai obyek wisata utama untuk menyaksikan landscape alam Telaga Warna dan Telaga Pengilon dengan background Gunung Prau Dieng

Tempat kedua untuk melihat panorama alam Telaga Warna adalah di Batu Pandang yang dulunya dinamakan sebagai batu ratapan angin. Disinilah orang-orang berlomba lomba mengabadikan foto terbaik mereka. Batu Pandang terletak di area/perbukitan di sekitar Telaga Warna. Batu Pandang ini terletak tidak jauh dari Dieng Plateau Theater tempat menyaksikan film dokumenter tentang Dieng. Untuk menuju spot terbaik ini akan diawali dengan menyusuri lahan pertanian kentang, sayur mayur dan kebun carica. Berjalan sedikit menanjak dengan jalanan yang sudah di buat tangga-tangga rapi Anda akan menyaksikan bebatuan unik di area tempat tersebut bekas letusan pegununga berapi dan disamping kiri jauh disana juga terlihat kepulan asap putih membumbung tinggi tak lain ialah Kawah Sikidang yang akan menjadi main destination berikutnya. Menyusuri perkebunan sayur memang asyik kita dapat melihat papaya khas Dieng, cabe dieng, kentang dan sayur lainnya. Tak jauh dari tempat parkir sampailah di mana kita dapat menyaksikan landscape Telaga Warna yang tampak menawan. Disana ada batu besar yang di sebut-sebut batu ratapan angin sebagai spot objek untuk mengambil landscape Telaga Warna. Ada gubug panggung bamboo sengaja disediakan sebagai tempat istirahat dan menyaksikan keindahan Telaga Warna. Pastinya akan rugi jika anda tidak mengunjungi tempat yang satu ini. Semua usia dapat mencapai ke area Batu Pandang karena medannya sangat mudah dijangkau jadi jangan lewatkan moment langka untuk berfoto bersama bersama keluarga, kerabat maupun rekan tercinta di Batu Pandang dengan background Telaga Warna dan Telaga Pengilon serta Gunung Prau.

Telaga warna dieng bukit sedengkeng
Panorama Telaga Warna dan Telaga Pengilon tampak menawan. Dilihat dari Bukit Sidengkeng Dieng.

Bagi Anda pecinta petualang dan tracking Bukit Sidengkeng adalah tempatnya. Disini Anda akan menyaksikan Telaga Warna tidak kalah indahnya dari Batu Pandang. Memang untuk menuju puncak bukit ini harus berjalan mendaki terlebih dahulu selama kurang lebih 20 menit dengan ketinggian 150 meter. Makanya tidak semua usia dapat mencapai puncak ini. Biasanya tempat ini ramai dikunjungi para photographer dan petualang yang ingin mencari spot terbaik panorama Telaga Warna dengan background Gunung Sindoro. Akan tampak sangat indah jika siang hari saat terik mulai melanda. Warna- warna air telaga terpantul begitu sempurna dengan warna pekat. Abadikan potret diri dari Puncak Sidengkeng untuk memamerkan panorama menawan Telaga Warna dan Telaga Pengilon saat beribur ke Dieng dan pastinya akan membuat semua orang terpana dengan karya Anda.

kawah sikidang
Kawah utama di Kawah Sikidang Dieng yang dapat disaksikan langsung dari tepi Kawah Sikidang.

Dieng tercatat sebagai pegunungan aktif di Jawa Tengah makanya saat berkunjung ke dataran tinggi ini tak heran Anda akan menyaksikan kawah-kawah terbentuk di area Dieng. Seperti kawah yang paling fenomenal Dieng yaitu Kawah Sikidang. Kawah Sikidang terletak tidak terlalu jauh dari kawasan Telaga Warna. Kawah ini ramai dikunjungi karena memiliki landscape luar biasa indahnya. Yaitu kawah yang terbentuk tepat di lereng bukit pangonan yang terlihat hijau jadi sangat sempurna dengan warna-warni alami untuk kepentingan fotografi maupun foto selfie. Di obyek wisata yang satu ini Anda dapat menyaksikan secara langsung air kawah mendidih cukup luas di kawah utama sikidang dengan radius hanya 2 meter saja Anda dapat menyaksikan dahsyatnya alam Dieng. Dikatakan sebagai kawah sikidang karena kawah utama ini berpindah-pindah tempat atau lompat lompat seperti lompatan kijang/kidang. Bagi Anda para pecinta belanja sayur mayur disinilah tempatnya untuk hunting sayuran Dieng seperti aneka kentang Dieng, cabe dieng yang bergelantungan, buah carica Dieng dengan aroma harum menggoda dan sayur mayor lainnya.

candi arjuna dieng jawa tengah
Komplek Candi Arjuna Dieng saat pagi hari

  Tidak hanya wisata alam saja, Dieng juga menyajikan wisata sejarah seperti bangunan candi-candi kuno. Jangan lupa untuk mengunjungi Komplek Candi Arjuna Dieng yaitu tempat terindah dimana bangunan-bangunan tua itu berada yang dikelilingi alam Dieng nan khas dan terlihat tampak dramatis mampu mengundang siapa saja yang datang. Sebelum memasuki area Komplek Candi Arjuna kedamaian dan kesejukan yang akan Anda dapatkan saat menyusuri jalanan dengan lorong-lorong yang terbentuk dari pepohonan cemara rimbun di sisi kanan kiri jalan. Disitu terlihat pula bekas bangunan kuna yang runtuh yaitu komplek Darmasala sebagai perumahan nenek moyang dulu. Tak jauh dari pintu masuk hanya berjalan kaki santai kelima candi di Komplek Candi Arjuna dapat Anda saksikan yaitu Candi Arjuna, Candi Semar,Candi Srikandi, Candi Puntadewa, serta Candi Sembadra. Biasanya wisatawan pada betah mengunjungi obyek wisata yang satu ini selain berfoto-foto Anda juga dapat duduk-duduk santai di atas rerumputan bak karpet di bawah pohon cemara serta memandangi kumpulan candi Dieng dengan background pemandangan Gunung Pangonan. Ada moment langka yang banyak di cari orang di Komplek Candi Arjuna Dieng ini yaitu salju Dieng atau yang sering di sebut embun upas. Di kawasan Komplek Candi inilah Anda dapat menyaksikan hamparan es putih tersebar luas dan Anda bisa merasakan titik beku dengan suhu dibawah nol derajad bak di Eropa.

salju dieng atau embun upas dieng
Inilah salju dieng/embun upas yang dapat wisatawan di bulan kemarau seperti di Bulan July maupun Agustus di kawasan Komplek Candi Arjuna Dieng. Suhu udara hingga minus 3 derajad celcius.

  Selamat berkunjung ke tanah para Dewa Dataran Tinggi Dieng. Sang Negeri Kahyangan Dieng. Semoga informasi diatas berguna bagi Anda yang hendak ke Dieng. Jangan lupa juga saat sampai Dieng untuk mencicipi kuliner khas Dieng seperti mie ongklok, purwaceng, dan carica. Selamat berlibur dan mencicipi alam Dieng. Have nice journey.

Asyiknya Menikmati Mie Ongklok, Kuliner Khas Ala Wonosobo

Mie ongklok kuliner khas dieng wonosobo

Siapa yang suka berburu makanan khas? Jangan sampai terlewatkan untuk mencicipi kuliner khas ala Wonosobo yang terkenal dengan sebutan Mie Ongklok, mampirlah sebentar untuk menghangatkan badan Anda dan menghilangkan rasa lapar setelah asyik berjalan-jalan menikmati keindahan alam Dataran Tinggi Dieng. Pastinya akan terasa sangat nikmat jika menjajal kuliner khas Wonosobo ini setelah menghabiskan waktu seharian untuk berkeliling telaga-telaga, candi-candi, kawah-kawah maupun menikmati sunrise Dieng dengan hawa yang begitu Dingin.

Buang rasa penasaran Anda berserta keluarga maupun rekan tercinta untuk mampir ke restoran maupun warung-warung kecil yang khusus menyediakan mie ongklok. Tentu saat liburan tiba warung-warung mie ongklok yang kebanyakan masih warung-warung kecil yang berada di tepi-tepi jalan padat pengunjungnya. Mereka semua sangat antusias untuk berburu kuliner khas yang satu ini. Mau tau kenapa di sebut mie ongklok dan bagaimana cara pembuatannya ya? Mie onngklok, sesuai sebutan namanya si kuliner khas Wonosobo ini memang diambil dari cara memasaknya yaitu di ongklok-ongklok atau dalam bahasa indonesianya adalah di celupkan berulang kali di air mendidih.

sate sapi pendamping mie ongklok wonosobo
Sate sapi sebagai pendamping santap kuliner khas Wonosobo yaitu mie ongklok

Cara pembuatan mie ongklok ini memang terlihat sederhana tapi butuh skill juga agar mie ongklok terasa khas. Pertama-tama harus disiapkan terlebih dahulu racikan bumbu dan bahannya seperti mie kuning, kubis/daun kol, daun kucai, bumbu kental dengan rempah-rempah plus ebi, tahu bacem serta bumbu kacang. Daun kol dan daun kucai biasanya sudah di potong-potong kecil. Potongan sayur tadi akan di tambahkan mie kuning dan siap dimasukkan keranjang bambu kecil inilah sebagai sarana untuk mengongklok racikan mie tadi. Mie kuning, daun kucai serta potongan kubis diongklok berulang kali ke air mendidih sampai matang baru di sajikan di mangkuk-mangkuk kecil, kemudian ditambahkan kuah kental dengan bumbu rempah yang mempunyai tekstur kental serta ditambahkan bumbu kacang. Ada juga yang di taburi tahu bacem atau suwiran ayam tergantung warung-warung mie ongkloknya. Saat penyajian mie ongklok ini jangan lupa juga teman sejatinya dan malah menjadi pendamping utama saat memakan mie ongklok yaitu sate sapi. Bagi wisatawan yang suka pedas, sambel lombok ijonya juga bikin kita menggoyang lidah lho.

tempe kemul wonosobo pendamping mie ongklok
Tempe kemul dan geblek sebagai pendamping saat makan mie ongklok dan kuliner khas Wonosobo

Saat ingin berburu makanan yang satu ini memang harus sabar apalagi pas hari libur atau long weekend tiba, Anda harus mengantri lama demi semangkok mie ongklok hangat. Tapi dijamin tidak akan merugi karena aroma dan rasa mie ongklok akan menggoyang lidah Anda. Saat mengantri Anda juga mencicipi kuliner khas Wonosobo lainnya seperti tempe kemul maupun geblek yang biasanya tersedia di warung-warung khusus mie ongklok. So jangan sampai terlewatkan ya untuk menjajal buruan utama wisatawan ke Dieng yaitu mie ongklok yang sudah tenar sampai pelosok daerah jangan lupa juga menjajal minuman khas Dieng yaitu Purwaceng dan pepaya kerdil Dieng yaitu si buah unik Carica. Selamat mencoba.

Siapkan Diri Berpetualang Menjelajah Air Terjun Sikarim

air terjun sikarim dieng jawa tengah
air terjun sikarim dieng jawa tengah
Air Terjun Sikarim Dieng yang tampak rimbun dengan popohonan hijau di sekitarnya.

Nikmati perjalanan menangtang di Dataran Tinggi Dieng dengan menyibak perjalanan yang masih perawan. Rasakan hembusan angin alami dan pemandangan liar dan luar biasa indahnya saat berpetualang menjelajah air terjun cantik yang tenar dengan sebutan Curug Sikarim. Air terjun Sikarim ini menjadi suguhan utama para pecinta pesona waterfall yang sedang berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng. Tak hanya sensasi matahari terbit, kawah-kawah, candi-candi maupun telaga-telaga yang dapat Anda lihat tapi lengkapi perjalanan liburan Anda ke Dieng dengan mengunjungi air terjun Sikarim Dieng.

air terjun sikarim dieng jawa tengah
Jalan menuju air terjun sikarim dari arah desa Mlandi

Saat hendak bercengkrama dengan air terjun Sikarim Dieng terlebih dahulu kita akan menyusuri perjalanan panjang. Jalanan penuh liku, dan banyak juga jalan rusak. Untuk menuju Curug Sikarim ini direkomendasikan menggunakan motor khusus tracking untuk mobil pribadi yang tidak terbiasa dengan medan menantang memang tidak direkomendasikan.

Anda tidak akan merasa rugi saat berjelajah ke Air Terjun Sikarin pemandangan perbukitan nan menghijau diiringi dengan pertanian sayur yang membentang luas menjadi suguhan utama. Mungkin saat perjalanan menuju air terjun Anda akan banyak berhenti untuk mengeluarkan kamera sebagai bekal inti para petualang. Sepanjang jalan spot-spot objek yang tampak menggoda dan terlihat sangat elegan.

air terjun sikarim dieng jawa tengah
Penduduk sekitar di area air terjun Sikarim yang sedang melakukan aktivitas harian mereka yaitu bertani/bercocok tanam

Rasakan keramahan penduduk lokal yang hidup di kaki pegunungan Dieng, mereka sangat ramah dan sangat menghargai siapa saja yang datang. Mereka hidup di pedesaan yang terbilang loh jinawi yaitu subur dan makmur. Ini juga menjadi salah satu daya tarik saat hendak menuju air terjun Sikarim. Hanya sededar berbincang-bincang dengan penduduk lokal yang sedang bertani di ladang mereka saja kita dapat merasakan kehangatan dan ketulusan yang lahir dari hati yang paling dalam.

air terjun sikarim dieng jawa tengah
Pemandangan sekitar air terjun sikarim Dieng Jawa Tengah

Suasana pedesaan masih terasa kental yaitu orang-orang sekitar yang masih mengandalkan pertanian di Surga Kahyangan ini. Jika beruntung Anda juga bisa bertegur sapa dengan Bajang Dieng yaitu si Anak Gimbal Dieng.

wasabi dieng
Tanaman wasabi yang ada di sepanjang jalan menuju air terjun Sikarim yang masih di budidayakan secara baik.

Di tempat inilah kita dapat melihat pertanian wasabi secara langsung. Banyak lahan pertanian wasabi yang dikelola pemerintah Jepang dan mereka membudidayakan di tempat ini di jalan menuju Curug Sikarim. Pepohonan dan hutan-hutan pakis masih terlihat rimbun. Berasa lega saat ketempat ini karena hutan rimba masih menghijau rimbun disana.

air terjun sikarim dieng jawa tengah
Air terjun Sikarim dengan air yang deras dan jernih

Setelah kurang lebih 1 jam berjalanan sampailah di air terjun Sikarim untuk bercumbu dan menjeburkan diri di air yang gemerlap jenih. Air Terjun Sikarim yang sangat jernih ini dan banyak diminati para pelancong berasal dari mata air yang terletak di perbukitan di atasnya yang masih terlihat rimbun di tumbuhi pepohonan. Lokasi air terjun sikarim berada dekat dengan Desa Sembungan yaitu desa tertinggi di Pulau Jawa yang terkenal dengan lokasi untuk melihat Golden Sunrise Sikunir menawan dan paling terkenal di Jawa Tengah. Air Terjun Sikarim tepat di bawah Desa Sembungan dan di atasnya Desa Mlandi. Air terjun ini tidak memiliki ketinggian yang terlalu ekstrim hanya 100 meter dan dikelilingi hutan-hutan hijau maupun hutan pakis nan rimbun disana.

air terjun sikarim dieng jawa tengah
Landscape alam di sekitar Air terjun Sikarim Dieng

Ada 2 pilihan jalur saat ingin menuju Air Terjun Sikarim. Jika dari arah Wonosobo ambilah jalur dari Desa Garung di arah jalan menuju Telaga Menjer. Alternatif ke dua yaitu Anda dapat menyusuri jalanan yang teramat curam dari Desa Sembungan Dieng. Biasanya orang-orang menggunakan jalur dari Telaga Menjer Garung dan menggunakan jalur pulang melewati Desa Sembungan Dieng.

Apa Sih Purwaceng Itu ?

purwaceng dieng
purwaceng dieng
Inilah tanaman purwaceng sebagai gingseng Dieng yang merambat di atas tanah.

Ada satu hal yang tidak boleh terlewatkan saat berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng. Yang terkenal dengan minuman penghangatnya atau gingseng Diengnya. Siapa sih yang tidak tau Purwaceng? Tentunya nama purwaceng tidak lagi asing di kalangan para wisatawan yang hadir. Hampir semua pelancong yang sedang berlibur ke Dieng pasti menanyakan minuman yang satu ini. Purwaceng memang salah satu minuman khas terfavorite para pelancong yang sedang bepergian ke Dieng. Minuman khas Dieng ini sangat cocok di nikmati di daerah yang berhawa dingin seperti Dieng. Purwaceng ini tumbuh baik di Dieng di ketinggian di atas 2000 meter di atas permukaan laut.

purwaceng 2
Tanaman purwaceng di olah menjadi minuman penghangat khas Dieng dari semua bagian daun, batang dan akar

Purwaceng merupakan tumbuhan berkhasiat seperti gingseng dan memiliki rasa khas yaitu pedas. Tanaman dengan nama ilmiah Pimpinella Pruatjan tergolong tanaman langka di Dieng. Untuk pembudidayaan tanaman purwaceng juga sangatlah sulit dan waktu pembudidayaannya terbilang lama tidak seperti kentang yang hanya 3 bulan maupun tanaman carica yang cara tumbuhnya mudah. Untuk harga purwaceng Dieng ini terbilang mahal dibanding minuman berkhasiat lain.

purwaceng dieng
Akar purwaceng yang berbentuk seperti gingseng

Sebelum membawa minuman khas Dieng ini tentunya Anda harus tau apa khasiat dari purwaceng Dieng. Purwaceng memang identik dengan para Pria yaitu bermanfaat untuk meningkatkan stamina atau sebagai jamu untuk meningkatkan  kemampuan seksual pria makanya sering disebut-sebut sebagai viagranya Indonesia yang diracik seperti jamu tradisional. Tapi tidak hanya pria saja yang bisa mengkonsumsi purwaceng, wanita pun sangat dianjurkan meminum minuman penghangat tubuh dari negeri para Dewa ini. Tidak hanya identik untuk meningkatkan stamina saja dari si tamanan khas Dieng ini, purwaceng juga sangat bermanfaat untuk melancarkan peredaran tubuh, menghangatkan tubuh, sebagai obat tradisionl untuk masuk angin, obat cacing, anti bakteri, anti kanker, penghilang rasa sakit serta juga dapat memperlancar buang air kecil. Nah ternyata purwaceng sebagai tumbuhan khas Dieng ini memang kaya manfaat, dan bagi Anda yang sedang ataupun berencana mengisi liburan Anda ke Dieng jangan lupa untuk menikmati hangatnya purwaceng di daerah yang sering di juluki negeri di atas awan. Anda dapat menemukan purwaceng di pusat oleh-oleh khas Dieng Wonosobo maupun di area tempat wisata Telaga Warna, Kawah Sikidang maupun Komplek Candi Arjuna.

Inilah Fakta, Sebagai Julukan Negeri di atas Awan

negeri di atas awan dieng
negeri di atas awan dieng
Dieng sebagai negeri di atas awan saat bulan kemaru di pertengahan Agustus

Pernahkan Anda ke Dieng? Pernahkan Anda mendapati Dieng negeri di atas awan? Salah satu fenomena menarik saat mengunjungi negeri para Dewa bersemayam ini saat kita dapat menyaksikan keajaiban alam yaitu gumpalan awan kental seperti lautan awan di kaki gunung-gunung besar di sekitar wilayah Dieng. Tak heran Dieng memang tenar di juluki sebagai negeri di atas awan.

Kapan kita dapat menyaksikan fenomena negeri di atas awan? Ada beberapa pilihan waktu untuk menyaksikan fenomena alam langka ini. Moment langka ini akan di dapat saat sunrise tiba tepatnya di pagi hari sebelum matahari memecahkan gumpalan-gumpalan awan yang melayang-layang.

Dieng negeri di atas awan
Landscape Dieng negeri di atas awan saat sunrise tiba, lokasi di Desa Wadas Putih Kejajar

Sempatkanlah untuk datang ke Dataran Tinggi Dieng pada semua musim. Baik musim pemnghujan maupun musim kemarau. Gumpalan awan dari kedua musim ini pun berbeda. Biasanya saat musim kemarau gumpalan lautan awan terlihat tidak terlalu tebal tapi saat musim penghujan justru sebaliknya.

Anda dapat menyaksikan fenomena alam Dieng sebagai negeri di atas awan dari puncak bukit Sikunir, Puncak Gunung Prau, Puncak Gunung Pakuwojo, Gardu Pandang Tieng bahkan dari Desa Wadas Putih (desa setelah Gardu Pandang Tieng).

dieng negeri di atas awan dari sikunir
Fenomena langka ini dapat di saksikan dari puncak Bukit Sikunir yang terkenal akan Golden Sunrisenya.

Tidak setiap hari Anda dapat menyaksikan fenomena ini, pastinya juga tergantung dengan cuaca dan waktu. Saat berkunjung ke Dieng di musim kemarau, bersiap-siaplah untuk prepare baju hangat tebal karena suhu minus. Selain dapat menyaksikan Dieng negeri di atas awan Anda juga dapat menyaksikan Dieng di titik beku di saat inilah embun upas/salju Dieng dapat Anda sentuh di pelataran seluruh Komplek Candi Arjuna Dieng atau Desa Dieng.

Selamat berbetualang ke Dieng, Dieng akan menghadirkan suasana berbeda dengan penuh keindahan serta fenomena-fenomena unik lainnya.

Telaga Cantik Menjer, di Ketinggian 1201 mdpl

telaga menjer dieng
telaga menjer dieng
Pemandangan Telaga Menjer saat pagi hari, terlihat perbukitan indah di sekeliling Telaga Menjer Dieng

Dieng memang banyak mempunyai telaga-telaga atau danau-danau cantik seperti Telaga Warna, Telaga Pengilon, Telaga Merdada, Telaga Dringo, Telaga Cebong dan lain sebagainya. Masing-masing telaga tersebut juga mempunyai daya tarik tersendiri. Sebagai contoh telaga cantik yang berada di ketinggian 1201 meter di atas permukaan laut yakni Telaga Menjer.

Akhir-akhir ini banyak para wisatawan yang mengunjungi telaga ini karena memang Telaga Menjer adalah salah satu telaga terluas dan terluas di area Dieng Plateau Kabupaten Wonosobo. Telaga Menjer terbentuk akinat letusan gunung berapi di daerah Dieng yang sekarang berbentuk lubang kapundan kawah yang sangat luas sehingga mampu menampung sumber-sumber mata air yang berasal dari segenap penjuru sisi-sisi telaga.

telaga menjer wonosobo
Landscapet Telaga Menjer terlihat sepenuhnya dari perkebunan teh

Selain menawarkan pemandangan nan eksotis Telaga Menjer ini di manfaatkan untuk Pembangkit Listirik Tenaga Air (PLTA) yaitu sebesar 24 MW. Air Telaga Menjer di alirkan dengan pipa-pipa besar berdiamere 2,6 meter sepanjang 28 km. Air ini dialirkan dari ketinggian 1201 mdpl mengalir menuju Desa Garung di ketinggian 996 m dpl yaitu merupakan lokasi turbin berada. Makanya tak heran saat menuju ke Telaga Menjer kita akan melihat pipa-pipa aliran air raksasa yang begitu besar dan panjang berwarna hijau disepanjang jalan.

Telaga menjer
Pipa raksasa berdiameter 2,6 m sepanjang 2,8 km yang di manfaatkan untuk PLTA berasal dari Telaga Menjer. Pipa ini terlihat di sepanjang jalan menuju Telaga Menjer

Cara menuju ke telaga yang satu ini sangatlah mudah. Anda bisa menggunakan jalur satu yaitu jalur dari arah Desa Garung. Sebelum pasar tradisional garung tepatnya di pertigaan dan disitulah keberadaan pintu gerbang utama menuju Telaga Menjer yang bertuliska PLTA Garung. Garbang ini berada si sebelah kiri jalan.

petunjuk arah ke telaga menjer
Petunjuk arah ke Telaga Menjer

Saat menuju ke Telaga Menjer melalui gerbang ini, Anda akan merasakan sensasi perjalanan yang berbeda yaitu jalan yang meliuk tajam disana. Dan di sepanjang jalan menuju telaga banyak tanaman sayur mayur seperti cabai, kubis, sawi dan yang paling dominan adalah tanaman labu siam. Hampir di area ini Anda dapat menemukan petani yang sedang memanen labu siam di ladang mereka tentunya pemandangan yang hijau ini sungguh dapat menyegarkan mata, apalagi bagi Anda yang terbiasa hidup di kota metropolitan yang selalu melihat gedung-gedung tinggi disana.

jalanan menuju Telaga Menjer
Jalanan menuju Telaga menjer

Tak lama dari gerbang pintu masuk sekitar 10 menit sampailah kita ke Telaga Menjer nan indah ini. Telaga Menjer dengan luas kurang lebih 70 hektar dan memiliki kedalaman 60 meter juga dimanfaatkan untuk pembudidayaan ikan tawar dengan keramba-keramba di tepi telaga.

Pemandangan yang sangat indah dengan lekuk lembah melekuk diantara perbukitan tinggi yang membentang luas di sekeliling Telaga Menjer apalagi ada pepohonan cemara tertata rapi di sana akan memanjakan mata pera pengunjungnya.

Let’s go adventure in Menjer Lake

telaga menjer
Wisatawan asyik berfoto di area Telaga Menjer Wonosobo Dieng

Jika menyukai petualangan Anda dapat berjalan berkeliling di telaga luas ini mengelilingi perbukitan dan perkebunan teh yang terhampar luas. Dari perkebunan teh inilah pemandangan Telaga Menjer dapat dilihat sepenuhnya. Di Telaga Menjar inilah ada rakit-rakit bambu di tepian telaga yang tengah hilir mudik membawa wisatawan mengelilingi Telaga Menjer.

×